Himbauan AKBP Didit BWS Kepada Para Pengguna Aplikasi Media Sosial Di Kabupaten Sampang

Tribratanewsressampang.id – Hari ini media sosial khususnya Facebook, Instagram dan Twitter di gegerkan dengan viralnya video dan foto-foto seorang laki-laki yang menelanjangi seorang perempuan di salah satu jalan di kota Bahari Sampang Madura. Pemilik handphone pintar akan dengan mudah mencari video dan foto-foto yang tidak pantas di lihat masyarakat tersebut lewat aplikasi media sosial Facebook, Intagram dan Twitter.

Para netizen banyak yang menghujat sosok laki-laki dalam video yang dengan tega melakukan tindakan tidak senonoh terhadap seorang wanita. Sebagian Netizen juga menyalahkan oknum yang merekam video tersebut seperti pemilik akun Puspa yang mengomentari kiriman akun FB dengan nama Mas Gendhon.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo S. S.IK, MH Kamis (13/02/2020) yang memperoleh laporan dari anggotanya tentang beredarnya video tersebut langsung memerintahkan seluruh anggotanya khususnya anggota Sat. Reskrim Polres Sampang dan para Kanit Reskrim Polsek jajaran Polres Sampang untuk mengusut tuntas para pelaku penyebar video yang adegannya dilakukan di pinggir jalan raya depan salah satu kantor instansi pemerintah Kabupaten Sampang.

Melalui sambungan telephone AKBP Didit BWS berpesan kepada seluruh pengguna aplikasi Facebok, Instagram, Twitter dan aplikasi lainĀ  khususnya yang berada di kota Bahari Sampang untuk bijak dalam menggunakan media-media tersebut.

“Semua pengguna aplikasi media sosial wajib mematuhi ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik yang telah dirubah dan ditambah sebagaimana Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang Nomer 11 tahun 2008” terang Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo S. S.IK, MH kepada koresponden media Tribrata News Polres Sampang.

Masyarakat Sampang juga di himbau oleh Kapolres Sampang untuk selalu bijak menggunakan media sosial. Jangan pernah mengirim atau membagikan kontens-kontens video maupun gambar pornografi serta video atau gambar ujaran kebencian (Hate Speech) yang bertujuan untuk menghasut dan menyulut kebencian terhadap individu dan atau kelompok masyarakat dalam bentuk penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, provokasi, penghasutan, dan semua tindakan di atas memiliki tujuan atau bisa berdampak pada tindak diskriminasi, kekerasan, penghilangan nyawa, dan atau konflik sosial di kawasan Kabupaten Sampang.

“Polres Sampang dan Polsek-Polsek jajaran tidak akan segan-segan menjerat oknum-oknum yang akan merusak kondusifitas Kamtibmas Kabupaten Sampang tersebut dengan Undang-Undang yang berlaku. Ingat bahwa jarimu adalah harimaumu” Pungkas Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo S. S.IK, MH. (K-Chonk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *